HUMAS-Dalam rangka meningkatkan kapasitas ustadz dan ustadzah MAN Lumajang dalam penerapan kurikulum merdeka yang digaungkan Kemendikbudristek.

Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) merupakan salah satu program prioritas lintas unit utama di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang melibatkan Badan Standar Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP); Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Ditjen PAUD Dikdasmen); Direktorat Jenderal Guru, dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK); serta Direktorat Jenderal (Ditjen) Vokasi.
Kegiatan ini dilaksanakan Kamis s.d Jumat 13 s.d 14 Juli 2023 bertempat di aula asrama putri dengan diikuti seluruh guru MAN Lumajang. Pada workshop IKM yang dilaksanakan selama 2 hari ini dinarasumberi pengawas madrasah aliyah Lumajang Bapak Muhammad Arifi, SE., MM.
Kepala MAN Lumajang ustadz Edi Nanang Sofyan Hadi dalam sambutannya menyampaikan pemenuhan perangkat pembelajaran yang harus disiapkan seluruh ustadz dan ustadzah.
“berkaitan dengan perangkat pembelajaran mulai senin kemarin sudah kami list dan akan kami cek satu persatu yang ada kitir untuk itu mohon dilengkapi,” ungkapnya.

Pengawas madrasah aliyah Lumajang bapak Muhamad Arifi, SE., MM dalam sambutannya menyampaikan perlunya penguatan kurikulum merdeka diawal tahun ajaran.
“diawal tahun ajaran ini perlu sekali untuk dilaksanakan penguatan kurikulum merdeka untuk mempersiapkan pembelajaran tahun pelajaran 2023/2024,” ungkapnya.
Dengan kegiatan workshop ini diharapkan seluruh ustadz dan ustadzah MAN Lumajang dapat mendalami implementasi kurikulum merdeka yang dilaksanakan tahun ajaran 2023/2024. Kamis (13/07/2023) (TF).

